“KESELAMATAN ADA DI SALIB”

— No.: 09/03/XXVII/2026 | Minggu, 01 Maret 2026 | Bahan: Zakharia 12:10-14

Nehemia sebagai penulis dari kitab Zakharia menyatakan bahwa Zakharia adalah kepala keluarga imam Ido (Nehemia 12:16) yang berasal dari suku Lewi. Zakharia melayani sebagai imam dan nabi di Yerusalem pasca pembuangan. Kitab ini ditulis pada saat bangsa Israel kembali ke Yerusalem untuk membangun kembali kota dan bait suci.

Pada waktu itulah nabi Zakharia menguatkan dan menghibur orang Israel. Dia bernubuat bahwa Tuhan sendiri yang akan melindungi Yerusalem dari semua musuhnya. Segala bangsa yang menyerang Yerusalem akan dimusnahkan Tuhan (Zakharia 12:9). Janji atas Daud dan keturunannya adalah final. Tuhan akan memulihkan Yerusalem.

Bagaimana cara Tuhan memulihkan Israel? “Aku akan mencurahkan roh pengasihan dan roh permohonan atas keluarga Daud dan atas penduduk Yerusalem” (Zakharia 12:10). Mencurahkan roh pengasihan untuk menguduskan Israel dan untuk menjadikan Israel berbelaskasihan. Mencurahkan roh permohonan, yang mencondongkan Israel, menuntun dan membantu Israel untuk berdoa kepada-Nya. Pencurahan roh bisa diartikan bahwa ini mencakup segala yang baik, supaya melayakkan Israel bagi pekenanan Tuhan.

Keterangan berikutnya dari pencurahan roh adalah “dan mereka akan memandang kepada dia yang telah mereka tikam, dan akan meratapi dia seperti orang meratapi anak tunggal, dan akan menangisi dia dengan pedih seperti orang menangisi anak sulung” (Zakharia 12:10). Siapa yang mereka tikam? Inilah nubuatan Zakharia. Tidak lain tidak bukan yang dimaksud adalah Yesus Kristus yang ditikam oleh Israel sendiri. Yesus ditikam dan mati di kayu salib untuk memberikan pengharapan dan keselamatan bagi mereka.

Dalam keadaan yang sukar tanpa pengharapan di Yerusalem pada saat itu, memandang Tuhan adalah suatu kekuatan yang besar bagi mereka, karena Tuhan lah yang menuntun, menyertai dan memberkati mereka. Yerusalem bukanlah siapa-siapa bila tanpa Tuhan. Hanya kota kecil yang mudah dikalahkan oleh para musuh Israel. Tetapi kenapa Yerusalem yang runtuh dapat berdiri kembali? Pasti atas berkat Tuhan semata, bukan kekuatan Israel.

Israel meratapi dosa-dosa mereka, mereka telah menikam Yesus. Israel perlu bertobat dengan memandang Dia yang telah mereka tikam. Keselamatan mereka ada di salib tempat Yesus di salibkan. Memandang Dia, meratapi dosa dan meratapi penyesalan dosa akan membawa keselamatan. Keselamatan hanya ada di salib. Amin.

Oleh: Pdt. Eddy SS

share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *