“BANYAK ANGGOTA, SATU TUBUH”
by Pdt. Eddy SS
— No.: 01/01/XXVII/2026 | Minggu, 04 Januari 2026 | Bahan: Roma 12:4-8 –—
Surat Paulus kepada jemaat di Roma boleh dikatakan sebagai surat yang padat dan karena berisi doktrin-doktrin kekristenan. Berita baiknya adalah meskipun berisi doktrin yang berat tetapi penjelasannya sangat mudah dimengerti oleh para pembacanya karena menyangkut kehidupan sehari-hari mereka.
Roma pasal 12 ini diawali dengan bagaimana jemaat mempersembahkan diri kepada Tuhan (Roma 12:1-2) kemudian dilanjutkan dengan bagaimana jemaat mempersembahkan diri kepada gereja-Nya (Roma 12:3-8). Mengapa mempersembahan diri kepada gereja pun harus diatur sedemikian rupa? Salah satu jawabannya adalah karena adanya perbedaan dan kekuatan karunia yang dimiliki oleh para jemaat. Sangat memungkinkan terjadinya perselisihan, bahkan perpecahan diantara jemaat yang bermaksud baik untuk mempersembahkan diri kepada gereja-Nya.
Paulus memakai metafora “satu tubuh” dalam penggunaan karunia yang berbeda-beda. Tubuh hanya satu tetapi anggotanya banyak. Demikian pula jemaat-jemaat yang mempunyai karunia yang berbeda-beda adalah bagian dari satu tubuh Kristus. Masing-masing anggota yang mempunyai karunia itu punya peranan yang berbeda dan tidak ada satu pun yang tidak berguna. Keberagaman yang mengingatkan bahwa setiap anggota tubuh adalah unik dan penting. Setiap anggota yang adalah penting dan karena pentingnya maka harus berfungsi dengan optimal. Tidak ada fungsi yang ditiadakan. Kesatuan yang tidak didasarkan pada keseragaman tetapi merupakan kesatuan rohani yang dibangun oleh kesatuan sebagai tubuh Kristus.
Lebih jauh, Paulus menyebutkan tujuh karunia tertentu (bernubuat, melayani mengajar, menasihati, membagi-bagikan sesuatu, memberi pimpinan, kemurahan) pada ayat 6-8. Kita tidak boleh menganggapnya sebagai daftar karunia rohani yang lengkap karena Paulus menyebut karunia-karunia rohani di surat-suratnya yang lain (1 Korintus 12:7-10, 28-30; Efesus 4:11; bdk. 1 Petrus 4:10). Sebaliknya, daftar ini dimaksudkan untuk meringkas jenis-jenis karunia yang dimiliki gereja. Yang tidak boleh kita lewatkan dalam daftar khusus ini adalah bagaimana Paulus memanggil orang percaya untuk menggunakan karunia-karunia mereka dengan kesungguhan hati dan semangat (ayat 6-8). Mari sebagai bagian dari gereja, kita persembahan diri kepada gereja Tuhan dengan memakai karunia yang ada pada kita dan memahami bahwa kita semua adalah satu kesatuan dalam tubuh Kristus. Amin.
Oleh: Pdt. Eddy SS
Recommended Posts
“BERGAUL DAN MENGASIHI ANAK-ANAK”
February 14, 2026
“KELUARGA YANG PEDULI; TENTANG YANG HILANG”
February 07, 2026
“MENGAPA PEKERJAAN HARUS MENJADI PRIORITAS KEEMPAT”
January 31, 2026

